Uncategorized
June 21, 2008
Gazebo; Gaya Jineng yang Unik
Posted by balisouvenirs under Uncategorized | Tags: gazebo, jineng |1 Comment
Bercengkerama dengan keluarga saat senggang di ruang terbuka merupakan keasyikan tersendiri. Apalagi jika anda memiliki teras belakang. Namun begitu jika anda ingin membuat ruang khusus seperti Gazebo, sah-sah saja.
Namun anda juga bisa membuat bangunan khusus dengan bentuk jineng. Gazebo berbentuk jineng ini terinspirasi dari bangunan lumbung tempat menyimpan bahan pangan. Jineng biasanya terbuat rotan, beratapkan jerami dan memiliki kaki-kaki dari kayu sebagai penyangga. Dengan sedikit modifikasi bangunan jineng ini bisa tampil unik di pojok halaman anda yang sejuk.
Anda bisa membuat bangunan jineng dua lantai. Buat lantai dasar (base) dengan perkerasan semen yang ditutup keramik bermotif. Buatkan undakan dengan ketinggian 30cm yang berfungsi mencegah air hujan langsung membasahi area jineng.
Lantai bawah merupakan ruang panggung tanpa sekat dengan papan bertumpu pada balok yang dipaku pada keempat tiang struktur. Area panggung ini tanpa sandaran dan bisa berfungsi sebagai tempat bersantai bersama keluarga. Tempatkan beberapa bantal sebagai aksesoris dan anda bisa menikmati taman sembari tiduran.
Sementara lantai atas dibuatkan sebuah ruangan yang dimordenisasi dengan memasang mesin pendingin
udara. Anda bisa gunakan ruang ini untuk tidur tanpa khawatir serangan nyamuk. Biasanya ukuran ruang atas ini sedikit memanjang dengan bukaan pintu pada depan dan belakangnya. Jangan lupa membuat anak tangga untuk mencapai lantai atas.
Agar tampak unik, gunakan ilalang sebagai atap dengan konstruksi atap berbentuk pelana yang mengecil ke atas. Tentu saja, untuk menempatkan bangunan tambahan ini di halaman butuh sedikit kejelian agar tampilannya selaras dengan bangunan rumah. Bila tidak, malah akan merusak tampilan rumah atau halaman anda. So, anda bisa memiliki sebuah Jineng yang modern namun tetap unik, kan?
Untuk pemesanan silahkan email ke sales@arsahandicraft.com
February 20, 2008
Indonesia, Finland to intensify trade, investment cooperation
Posted by balisouvenirs under Uncategorized | Tags: art, bali, export, Handicraft, oleh-oleh, Souvenirs |Leave a Comment
Jakarta (ANTARA News) – Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono and his visitng Finnish counterpart, Tarja Halonen, have agreed to intensify bilateral cooperation in the trade and investment sectors which has so far remained low.
“We have agreed to intensify trade and investment cooperation. The value of our two-way trade last year was still low, namely only US$550 million, while Finnish investment in Indonesia amounts to only US$2 million,” Yudhoyono said at a joint press conference with Halonen at the Merdeka Palace on Monday.
The joint press conference was held as part of the Finnish President`s two-day state visit to Indonesia.
Yudhoyono added Finland was a potential market for Indonesian exports which so far had mostly gone to the United States, China and parts of Europe.
“I have asked our trade minister and the chairman of the Indonesian Chamber of Commerce and Industry to identify or find ways in which trade with Filand can be stepped up,” he added.
President Halonen, meanwhile, noted Indonesia had huge natural resources that could be developed for the benefit of its people.
She said Finland had much international experience in the management (of natural resources) and would look into the possiility of sharing its experience with Indonesia.
She added Finland also wanted to intensify cooperation in many sectors with Indonesia.
Indonesian Trade Minister Mari Elka Pangestu, meanwhile, said opening trade relations with Finland would also mean opening opportunities to step up trade with the European region, Scandinavian nations and Russia.
The trade balance between Indonesia and Finland was now still in the latter`s favor as Indonesia`s imports from Finland totaled US$373 million and its exports to Finland US$177 million in 2007.
Pangestu said the Indonesian government was actually hoping that some big companies in Finland, including Nokia, would invest in Indonesia.
A meeting between Indonesian and Finnish trade ministry officials was scheduled to take place on Tuesday
BALI HANDICRAFT INFO PLEASE KLICK WWW.DEWATASOUVENIRS.COM
February 20, 2008
Indonesian shares higher in early trade, tracking regional markets
Posted by balisouvenirs under Uncategorized | Tags: art, bali, export, Handicraft, oleh-oleh, palm oil, Souvenirs |Leave a Comment
Jakarta (ANTARA News) – Indonesian shares were higher in early trade Tuesday, driven by palm oil stocks and tracking gains in other Asian markets.
“We basically look for leads from other markets, especially Hong Kong, today. Normally, some traders would use a moment like this to quickly lock in profit,” said Paulus Thomas, a senior dealer at Batavia Prosperindo.
After a strong opening, the main index is nearing its resistance level simply because investors are not so optimistic about the market’s longer-term outlook, he told Thomson Financial.
February 17, 2008
Kerajinan Telur Ukir ‘Made In Sidembunut’
Posted by balisouvenirs under Uncategorized | Tags: bali news, bali today, berita bali, informasi handicraft, Kerajinan bali, pengrajin handicarft, souvenirs bali |[9] Comments
Kerajinan kayu ukir mungkin sudah merupakan suatu hal biasa. Gading yang diukir juga sudah banyak dijumpai. Di Dusun Sidembunut, Desa Cempaga, Kabupaten Bangli, seorang kakek-kakek menekuni satu jenis seni yang cukup langka, yakni seni mengukir telur.
Nengah Padet (75) merupakan salah satu contoh pria lanjut usia yang tetap kreatif di usia senja. Meski sudah terhitung renta, Padet tidak mau hanya berdiam diri dalam mengisi hari tuanya.
Di rumah sekaligus bengkel kerjanya di Dusun Sidembunut, Kabupaten Bangli, Bali, setiap harinya Padet berkutat dengan aktivitas mengukir telur. Dengan alat pahat khusus untuk telur, Nengah Padet tampak serius menggarap seni telur ukir, pesanan seorang pejabat yang juga kolektor seni di Pulau Bali.
Telur yang diukir Padet bukan sembarang telur, tapi telur burung Kasuari atau burung Unta yang berukuran lebih besar dari telur ayam atau bebek.
Telur-telur ini dibeli dari pemasok telur burung Kasuari atau Unta seharga Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per butirnya. Tak jarang, Padet mendapatkan telur langsung dari pemesan telur ukir yang datang ke rumahnya.
Untuk menyelesaikan satu ukiran telur burung Kasuari atau Unta bertema pewayangan, Padet membutuhkan waktu hingga 2 bulan. Waktu pengerjaan telur ukir ini relatif lama karena butuh kesabaran dan ketelitian yang tinggi.
Nengah Padet mulai menekuni seni ukir sejak zaman penjajahan Jepang. Awalnya ia belajar mengukir dengan menggunakan tempurung kelapa.
“Saya mulai pakai telur Kasuari atau Unta sejak jamannya Suharto. Susah Pak ngukir telur, kalau tidak hati-hati bisa pecah kena pahat,” kata Padet kepada Beritabali.com, belum lama ini.
Satu telur ukir Karya Nengah Padet dijual antara Rp 3,5 hingga Rp 10 juta rupiah. Harga jual ini berbeda-beda tergantung tingkat kesulitan ukiran dan juga pembelinya.
Sudah berbagai penghargaan diraih Padet, salah satunya penghargaan dari Gubernur Bali sebagai salah satu seniman tua yang berjasa bagi dunia seni di Bali.
Di usia senjanya, Padet boleh berbangga karena karyanya sudah dikoleksi para pecinta seni baik dari dalam maupun luar negeri
December 16, 2007
Hello world! : Welcome
Posted by balisouvenirs under Uncategorized | Tags: Uncategorized |Leave a Comment
Welcome to Dewata Souvenirs webblogs




